Warga Paya Bakong Butuh Bantuan

Sabtu, 28 Januari 20120 komentar teman

Rumah M Daud
Paya Bakong News – Sekitar 1.700 meter panjang aliran pinggiran sungai Keureutoe di Kecamatan Paya Bakong Kabupaten Aceh Utara telah abrsi, abrasi tersebut dari Desa Mampree, Blang Gunci dan Keude Paya Bakong, sehingga mengakibatkan sekitar 5 rumah Warga Gampong Blang Gunci ablas ke sungai pada tahun 2009, 2010 dan 2011, ditambah lagi puluhan hektar tanah yang berisi tanaman juga ikut terjun kedasar sungai tersebut.


Empat rumah warga yang ikut diambil sungai tersebut milik Hafasah (47), Hadijah (50), M Daud (70), Salamah (75) dan Abdullah Ali (55) warga Gampong Blang Gunci Kecamatan Paya Bakong. Selain rumah tersebut yang terjun ke sungai juga puluhan lainnya terancam akan mengikuti juga.



Sementara pemerintah telah meluncurkan aggaran untuk perbaikan pinggiran sungai tersebut melalui dana tanggap darurat dan mulai dikerjakan dari bulan 7 tuhun 2011 sampai sekarang. Namun sampai saat ini perbaikan tersebut baru sekitar 30 persen selesai diakibatkan kendala-kendala yang dihadapi seperti meluapnya air sungai Keureutoe  tersebut, sehingga terpaksa tidak bisa dikerjakan rekanan.


Proyek tanggap darurat tersebut berfokus pada pemasangan beronjong pinggiran sungai yang dikelola oleh PT. Arifa Sentosa yang berkantor di Kota Lhokseumawe.


Terhadap korban tersebut pemerintah belum mengantikan rumah mereka, untuk saat ini korban hanya tinggal bersama saudara dan terhadap rumah yang teramcam warga hanya pasrah dan tetap tinggal di rumah yang setengah sudah di hendel sungai tersebut.


Padahal pada tahun 2009 sampai 2011 kemarin aparat Gampong Blang Gunci telah membuat permohonan kepada pemerintah agar kepada mereka yang terkena musibah disediakan tempat tinggal yang layak, alhasil sampai sekarang tidak ada yang mempedulikan nasip mereka, walaupun telah berulang kali disampaikan.


Sekedar diketahui pinggiran sungai keureutoe dengan jalan induk kecamatan yang tepatnya di Gampong Blang Gunci hanya berkisar sekitar 5 meter lagi saat ini dan diperkirakan jalan tersebut akan terjun kedasar sungai Keureutoe bila keadaan terus hujan, karena hujan dapat mengkikis pinggiran sungai dengan meluapnya pinggiran jalan, maka air tersebut akan mengaliri kesungai dan disaat itulah pengkikisan terjadi.
 
"dulu sekitar tahun 90-an sungai dengan jalan berjarak sekitar 100 meter, namun sekarang tinggal sekitar 5 meter lagi", kata Abdullah warga Blang Gunci Kepada Admin Paya Bakong News, 28 Januari 2012.


Harapan kami kepada pemerintah agar dapat memenuhi permintaan masyarakat tersebut dalam memberikan bantuan untuk dapat menghindari dari hal-hal yang tidak diinginkan terlebih saat ini sungai terus mengancam warga. [Safrizal]

Foto Dokumen oleh Safrizal 
Rumah M Daud

Alat Berat sedang bekerja













Alat berat sedang bekerja

Air sungai meluap













Alat berat sedang bekerja

warga membongkar rumah

















Share this article :
 
Design : Creating Website | Safrizal | Paya Bakong - Aceh Utara
Copyright © 2010. Paya Bakong News - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Safrizal
Proudly powered by Blogger