Indonesia Mengajar Galang Buku untuk SD Pedalaman Aceh Utara

Jumat, 17 Februari 20120 komentar teman

LHOKSEUMAWE – Pengajar Muda Aceh Utara dari Indonesia Mengajar menggalang buku bacaan untuk disalurkan ke sekolah dasar di kawasan pedalaman Aceh Utara. Ratusan buku sumbangan warga di luar Aceh telah dibagikan kepada murid SD Negeri 25 Sawang dan SD Negeri 6 Paya Bakong Aceh Utara.

Koordinator penyaluran buku hasil penggalangan tersebut, Pemi Ludi Lestari, Kamis, 16 Februari 2012, menyebutkan, pihaknya sebagai Pengajar Muda Aceh Utara Indonesia Mengajar menggalang buku bacaan sejak tiga pekan lalu. Kata dia, siapa saja yang ingin menyumbangkan buku bacaan untuk pendidikan anak Aceh dapat mengirim melalui layanan Kantor Pos ke PO BOX 1144 Lhokseumawe.

“Buku-buku bacaan hasil sumbangan banyak pihak akan kita salurkan untuk murid di enam SD di pedalaman Aceh Utara. Dari ratusan buku yang sudah terkumpul, kemarin sudah kita serahkan untuk SDN 25 Sawang dan SDN 6 Paya Bakong. Buku-buku itu diantar dengan mobil Perpustakaan Keliling milik Kantor Perpustakaan dan Arsip Aceh Utara,” kata Pemi Ludi Lestari yang juga Pengajar Muda Indonesia Mengajar untuk SDN 2 Langkahan.

Menurut Pemi, minggu depan pihaknya akan menyerahkan buku-buku bacaan untuk SDN 2 dan SDN 4 Langkahan, SDN 16 Kuta Makmur dan SDN 7 Paya Bakong.

Selain Pemi Ludi Lestari, lima Pengajar Muda Aceh Utara lainnya yang ditugaskan ke Aceh Utara oleh Indonesia Mengajar adalah Erma Dwi P untuk SDN 16 Kuta Makmur, Dimas Sandya S (SDN 25 Sawang), Duddy Abdullah (SDN 6 Paya Bakong), Attika Fara Amalia (SDN 7 Paya Bakong), dan Milastri Muzakkar (SDN 4 Langkahan).

Untuk diketahui, Indonesia Mengajar merupakan sebuah organisasi yang mendukung program nasional dalam pemerataan kualitas pendidikan melalui pengiriman lulusan S1 terbaik sebagai Pengajar Muda untuk mengajar selama setahun di SD kekurangan guru di berbagai daerah di Indonesia. Inisiatif ini dimulai oleh Anies Baswedan dan kawan-kawan seide sejak 2009 untuk memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada semua anak di Indonesia guna mendapatkan pendidikan terbaik.

Pengajar Muda yang direkrut akan mendapatkan pelatihan tentang kepemimpinan dan teknik mengajar, sebelum kemudian diberangkatkan ke berbagai daerah untuk mengabdi selama satu tahun sebagai guru SD. Selain mengabdi sebagai guru, para Pengajar Muda terlibat aktif dalam kegiatan masyarakat di daerah pengabdiannya.

Dalam menjalankan tugasnya sebagai Pengajar Muda, selain mengajar di daerah penempatannya masing masing, juga melakukan berbagai aktivitas pendidikan yang sifatnya membangun optimisme khususnya bagi daerah-daerah terpecil. Salah satunya, menghidupkan perpustakaan keliling dan mempromosikan budaya baca tulis melalui kegiatan kreatif, inspiratif, dan menyenangkan.

Editor: Irman LP
Share this article :
 
Design : Creating Website | Safrizal | Paya Bakong - Aceh Utara
Copyright © 2010. Paya Bakong News - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Safrizal
Proudly powered by Blogger